Wednesday, December 13, 2017
Text Size
User Rating: / 1
PoorBest 

Doa Berlindung dari Syirik

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سُلَيْمَانَ الْعرْزَمِيَّ، عَنْ أَبِي عَلِيٍّ رَجُلٍ مِنْ بَنِي كَاهِلٍ قَالَ: خَطَبَنَا أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ فَقَالَ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا هَذَا الشِّرْكَ؛ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ. فَقَامَ إِلَيْهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَزْنٍ، وَقَيْسُ بْنُ المُضَارِبِ فَقَالَا: وَاللَّهِ لَتَخْرُجَنَّ مِمَّا قُلْتَ أَوْ لَنَأْتِيَنَّ عُمَرَ مَأْذُونٌ لَنَا أَوْ غَيْرُ مَأْذُونٍ. قَالَ: بَلْ أَخْرُجُ مِمَّا قُلْتُ، خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ: «أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا هَذَا الشِّرْكَ؛ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ» . فَقَالَ لَهُ: مَنْ شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَكَيْفَ نَتَّقِيهِ، وَهُوَ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: قُولُوا: «اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ»

 

"(Imam Ahmad berkata:) "Telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Numair, (Dia - Abdullah bin Numair berkata:), 'Telah mengabarkan kepada kami Abdul Malik yaitu Ibnu Abi Sulaiman Al-Arzami, Dari Abu Ali, seorang yang berasal dari Bani Kahil, berkata: "Abu Musa Al-Asy'ari berkhutbah di hadapan kami seraya berkata: 'Wahai sekalian manusia, takutlah kalian kepada syirik ini, karena ia lebih halus dari¬pada rayapan semut." Kemudian Abdullah bin Hazn dan Qais bin Al-Mudlarib mendatangi Abu Musa seraya berkata: "Demi Allah, engkau harus menguraikan apa yang engkau katakan atau kami akan mendatangi Umar, baik kami diizinkan atau tidak." Lalu Abu Musa berkata: "Kalau begitu aku akan menguraikan apa yang aku katakan. Pada suatu hari Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam pernah berkhutbah di hadapan kami seraya bersabda: 'Wahai sekalian manusia, takutlah pada syirik ini, karena ia lebih halus daripada rayapan semut.' Kemudian orang yang dikehendaki Allah bertanya kepada beliau: 'Bagaimana kami bisa menghindarinya, sedangkan ia lebih halus dari rayapan semut, ya Rasulullah?' Beliau menjawab: 'Ucapkanlah: "

«اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ»

"Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui dan kami memohon ampunan kepada-Mu dari apa yang kami tidak ketahui." (HSR. Ahmad IV/403 no 19606 dan at-Thabrani dalam al-Mu'jamul Ausath no. 3503, isnad dan perawi-perawinya tsiqah (terpercaya) selain Abi Ali karena sesungguhnya ia tidak dianggap tsiqah kecuali oleh Ibnu Hibban. Al-Haitsami memberikan penilaianya dalam kitabnya "Majmauz Zawaid wa Manbaul Fawaid" 10/223, beliau berkata: "Diriwayatkan oleh Ahmad dan At-Thobroni dalam Mu'jamul Kabir dan Mu'jamul Ausath, rijalnya Ahmad adalah rijal yang shohih kecuali Abu Ali yang telah diberikan penilaian "terpercaya" oleh Ibnu Hibban. Syaikh Albani berkata: "Aku tidak mendapati seorang pun yang mencela Abu Ali"

Hadits ini hasan, lihat Shahih Targhib wat Tarhib, no. 36.

 

Kita berlindung kepada Allah dari berbagai kesyirikan.

Add comment


Security code
Refresh


Jazakallahu Khoiran

Artikel Pembahasan - Doa Harian