Wednesday, December 13, 2017
Text Size
User Rating: / 6
PoorBest 

 

Titik Akupuntur yang bermanfaat untuk menghadapi Ramadhan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه وبعد

Barakallahu fikum, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepada antum sekalian, berikut ini adalah penjelasan ringkas tentang titik akupuntur Zusanli ST. 36. Ketika Ramadhan pastilah ada saja orang mengeluh seperti, "Aduh...perutku kembung, mencret" "Kok jadi lemas nih..." "Kalau anda capek dan lemas...minumlah obat penyegar cap anu" dan masih banyak keluhan serta suara-suara komersil dari obat-obatan kimia yang pastinya memberi efek negatif kepada badan (baik sifatnya langsung efek negatifnya ataupun di waktu yang akan datang...yang jelas fungsi hati dan organ yang lain menjadi terbebani ketika meminum obat-obatan kimia). Semua itu terkadang menyebabkan puasa kita menjadi terganggu dan kurang maksimal ibadah kita di Bulan Ramadhan

Saudaraku...yang semoga Allah memberikanmu kesehatan selalu, simaklah Hadits berikut:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ نُمَيْرٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ عُثْمَانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجَزْ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ، فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا، وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ»

"Telah mengabarkan kepada kami (Imam Muslim) Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ibnu Numair, keduanya telah berkata, 'telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Idris, dari Rabi'ah bin Utsman dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari Al-A'roj dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wassalam bersabda, 'Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa malas lagi lemah, dan apabila engkau ditimpa sesuatu maka janganlah engkau (menyesal dengan) mengatakan seandainya aku melakukan ini dan itu (tentunya itu tidak akan terjadi) namun hendaknya katakanlah "Qodarulloh wa maa syaa'a fa'al, Telah ditakdirkan oleh Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi "Karena berandai-andai/kalau-kalau (kalau aku tidak melakukan ini pastinya itu tidak akan terjadi) itu membuka perbuatan setan.  Hadits Shahih   (HR. Muslim no. 2664 (34))

Kita ambil dalam pembahasan ini makna dari "Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah". Imam An-Nawawy rahimahullah telah menjelaskan makna tersebut (Lihat Syarh Shahih Muslim karya Imam an-Nawawi 16/329 cet. Muassasah al-Qurthuba, th. 1991 ),

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ) وَالْمُرَادُ بِالْقُوَّةِ هُنَا عَزِيمَةُ النَّفْسِ وَالْقَرِيحَةُ فِي أُمُورِ الْآخِرَةِ فَيَكُونُ صَاحِبُ هَذَا الْوَصْفِ أَكْثَرَ إِقْدَامًا عَلَى الْعَدُوِّ فِي الْجِهَادِ وَأَسْرَعَ خُرُوجًا إِلَيْهِ وَذَهَابًا فِي طَلَبِهِ وَأَشَدَّ عَزِيمَةً فِي الْأَمْرِ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيِ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالصَّبْرِ عَلَى الْأَذَى فِي كُلِّ ذَلِكَ وَاحْتِمَالِ الْمَشَاقِّ فِي ذَاتِ اللَّهِ تَعَالَى وَأَرْغَبَ فِي الصَّلَاةِ وَالصَّوْمِ وَالْأَذْكَارِ وَسَائِرِ الْعِبَادَاتِ وَأَنْشَطَ طَلَبًا لَهَا وَمُحَافَظَةً عَلَيْهَا وَنَحْوَ ذَلِكَ

Yang dimaksud dengan kuat adalah kehendak jiwa yang kuat dan kesediaan dalam setiap perkara-perkara akhirat, dengan demikian seseorang yang memiliki sifat ini akan lebih gagah berani dalam menghadapi musuh dan bergegas disaat keluar dan berangkat untuk menghadapinya. Dan juga mempunyai 'azimah keinginan yang kuat dalam Amar Makruf Nahi Mungkar, dan bersabar dalam setiap gangguan dari setiap amalan itu, dan mampu untuk memikul segala kesulitan dalam pencapaian kepada Dzat Allah ta'ala, lebih bersungguh-sungguh dalam pengerjaan ibadah seperti shalat, puasa, dzikir, dan ibadah-ibadah lainnya, juga lebih bersemangat dalam pengaplikasiannya, penjagaannya dan lain sebagainya.

Berdasarkan, dalam hadits diatas kita bisa mengambil inti dari pedoman pembahasan kali ini yaitu untuk menjadi mukmin yang kuat kita harus menjaga kesehatan dan pola hidup yang baik. Salah satu metode dan cara untuk menjaga dan mendapatkan kekuatan adalah dengan kita mempelajari ilmu akupuntur. Salah satu yang paling penting dari titik-titik akupuntur adalah titik akupuntur Zusanli. Zusanli sangat penting sebagai bekal menjaga dan membangun kekuatan dalam rangka menghadapi Ramadhan.

Mari kita bahas secara lebih detik tentang Zusanli.

Zusanli adalah salah satu titik akupuntur yang paling sering digunakan dari semua titik akupuntur. Zusanli banyak mengandung indikasi dan manfaat yang sangat banyak. Jika seseorang ingin menunjukkan bahwa akupuntur adalah terapi yang sangat bermanfaat, maka Zusanli adalah titik akupuntur yang paling tepat. Symbol dari Zusanli dalam ilmu akupuntur disebutkan sebagai St. 36 Tiga Mil atau Kaki) – Leg Three Li. Maksud dari St. adalah stomach yaitu termasuk titik dari Meridian Perut/Lambung

Akupuntur-heguAkupuntur-Zusanli


LATAR BELAKANG

Zusanli adalah salah satu dari titik akupuntur klasik, yang terletak pada bagian kaki dari meridian lambung. Zusanli memiliki beberapa nama dikaitkan dengan penentuan titik lokasinya, banyak sekali nama yang berkaitan dengannya termasuk penggunaan kata Sanli. Bahkan, dalam teks-teks akupuntur tradisional, seperti buku Classic Internal (Nei Jing, ca. 100 SM) dan Classic Sistematis Akupuntur (Jia Yi Jing, 1601 M), intinya biasanya disebut hanya sebagai Sanli. Sebagian besar penulis ilmu akupuntur sepakat bahwa, seperti dijelaskan dalam buku Essential Questions (Nan Jing, ca 100 AD.), Sanli adalah kata yang mengacu pada metode untuk mencari titik akupuntur pada kaki: ini adalah tiga cun (sekitar tiga inci, atau sekitar 4 jari, lihat Gambar) di bawah lutut. Lebih khusus lagi,  Posisi Zusanli adalah 3 cun di bawah lutut dan 1 cun samping kanan tulang tibia.  Li adalah istilah yang digunakan untuk pengukuran jarak standar Cina yang biasanya berhubungan dengan sekitar sepertiga mil, sedangkan San-li adalah istilah yang lebih umum dan lebih cocok digunakan untuk pengukuran titik-titik akupunktur, daripada kata San-cun. Penggunaan kata Li juga mungkin dipilih karena sama dengan karakter Li yang mempunyai makna "memperbaiki atau mengatur", misalnya, Sanli dapat diartikan sebagai "mengatur tiga pembakar".

Kata Zu mengacu pada kaki, menunjukkan bahwa intinya adalah pada bagian meridian yang berjalan ke kaki: meridian perut/lambung sering disebut sebagai meridian kaki YangMing. Ada satu titik akupuntur yang namanya hampir sama dengan Zusanli yaitu, Shou-sanli (Usus Besar-10) yang terletak 3 cun di bawah tulang yang menonjol dari siku; Shou maknanya mengacu pada tangan, menunjukkan bahwa intinya adalah meridian tangan Yangming, meridian usus besar yang berjalan dari sisi sepanjang lengan.

Titik Zusanli oleh ahli akupuntur disebutkan sebagai dua dari delapan poin untuk menghilangkan panas dari perut. Zusanli juga disebutkan sebagai pengobatan untuk nyeri lutut yang "terasa begitu parah sehingga tulang tibia serasa patah." Zusanli digambarkan sebagai titik pertemuan dari meridian Lambung. Zusanli adalah titik yang diindikasikan untuk mengobati diare yang disebabkan oleh qi (chi) yang tidak sehat. Zusanli bermanfaat untuk menghilangkan tekanan angin dingin ataupun keadaan dingin di usus yang dapat menyebabkan perut kembung, sering bersendawa, kurang nafsu makan, kekurangan aliran chi dari perut, usus yang melilit-lilit bergemuruh, nyeri pada perut, diare makanan, tinja yang encer, dan perut kembung adalah indikasi gangguan-gangguan yang dapat diatasi oleh titik Zusanli.

Fungsi kinerja dari titik-titik akupuntur adalah bahwa saraf dirangsang pada titik (ini menghasilkan reaksi qi sebagai aspek sensorik, tetapi juga dapat melibatkan sinyal non-indera), dan sinyal ditransfer sepanjang jalur saraf menghasilkan efek terapi utama. Ada dua kemungkinan yang dapat dipertimbangkan:

  • Transfer sistem saraf sinyal langsung dari titik akupuntur pada organ yang sedang dirawat.
  • Sistem saraf mengirim informasi ke otak, yang kemudian menghasilkan respon yang mempengaruhi daerah sasaran.
Kedua mekanisme ini bisa terlibat dalam efek total, bersama dengan pelepasan zat dari sistem saraf ke dalam aliran darah selama transmisi sinyal. Zat yang dirilis bisa berinteraksi dengan endokrin dan sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan efek sistemik. Sebagaimana Cai Wuying menyimpulkan dalam artikelnya tentang akupuntur dan sistem saraf (Acupuncture and the nervous system, American Journal of Chinese Medicine, 1992; 20(3–4): 331–337): " Akupuntur merangsang saraf-saraf perifer dan ujung mereka, meningkatkan aliran darah kulit dan mikrosirkulasi, dan neurotransmitter rilis, neuropeptida, dan hormon"

INDIKASI :

Berikut ini indikasi dari titik Zusanli:

  1. Diare akut dan muntah.
  2. Gangguan pencernaan karena dingin,
  3. Cegukan,
  4. Rasa lapar karena lambung panas,
  5. Kecapean dan stamina lemah
  6. Perut bengkak nyeri lambung,
  7. Sembelit,
  8. Nyeri sendi lutut dan kaki,
  9. Susah berak,
  10. Radang usus buntu akut
  11. Kelumpuhan muka,
  12. Kelumpuhan anggota gerak badan,
  13. Susah tidur,
  14. Kekurusan tubuh,
  15. Ayan,
  16. Beri-beri,
  17. Sakit tenggorokan,
  18. Bengkak seluruh badan,
  19. Asma.
  20. Pusing
  21. Vertigo.
  22. Palpitasi tinggi  - debar jantung yang tinggi.
  23. Pemulihan tubuh setelah operasi.
  24. Jika ada pusing saat melakukan akupunktur, segera tekan titik Zusanli

KONTRA INDIKASI :

  1. Titik Zusanli tidak boleh dipraktekan pada wanita hamil selama kehamilan dan ini merupakan kontraindikasi, kecuali pada saat akan melahirkan, ada suatu kisah yang menjelaskan kenapa Zusanli tidak boleh digunakan dalam masa kehamilan. Hal ini karena dapat menyebabkan otot-otot Rahim menjadi lemah dan kandungan menjadi turun ke bawah dengan cepat. Oleh karena itu titik ini baik bila digunakan ketika detik-detik persalinan telah tiba.
  2. Apabila dilakukan pengobatan pada titik ini dengan moxa (arang panas) untuk orang usia 30 tahun atau kurang  dan dilakukan tiap hari maka akan menyebabkan insomnia, istirahat tidak nyaman, kurang istirahat yang cukup. Hal ini karena titik ini menyebabkan energy dalam tubuh menjadi meluap-luap.

 

FUNGSI dan SIFAT :

Fungsi Zusanli secara ilmiah telah dibuktikan dengan berbagai macam percobaan dan penelitian ilmiah seperti dibawah ini:

  1. Meskipun sakit perut adalah fokus utama dari pengobatan dengan Zusanli, intinya juga digunakan untuk sakit kaki dan nyeri sendi temporomandibular. Aplikasi yang terakhir muncul karena meridian perut berjalan di sepanjang wajah, melintasi sendi temporomandibular (lihat Gambar 3). Sebuah laporan oleh Yunmeng Cui ( Cui Yunmeng, Treatment of 60 cases of dysfunction of the temporomandibular joint by puncturing Zusanli acupoint, Journal of Traditional Chinese Medicine, 1993; 13(3): 191.), rincian hasil riset dalam mengobati 60 pasien yang mengalami nyeri sendi temporomandibular, kesulitan membuka mulut, dan masalah dengan pengunyahan makanan. Penulis menggunakan titik akupuntur, merangsang Zusanli hanya pada sisi tubuh yang sesuai dengan sisi wajah yang terkena. Jarum itu dirangsang untuk mendapatkan reaksi qi, dengan kedalaman penyisipan 1 cun, mempertahankan jarum selama 20-30 menit. Pasien menerima hanya 1-6 perawatan, pengobatan biasanya 3-4. Menurut penulis, 39 pasien telah sembuh, dan 15 kasus nyata membaik, sedangkan 6 lainnya menunjukkan perbaikan kecil. Cui juga melaporkan (Cui Yunmeng and Qi Lijie, Application of Zusanli in surgery, International Journal of Clinical Acupuncture, 1998; 9(3): 317–321.) mengobati nyeri dada di daerah kelenjar susu yang disebabkan oleh cedera jaringan lunak, neuralgia interkostal, dan mastitis akut, tusuk jarum Zusanli hanya pada sisi yang sama dengan yang terkena nyeri. Seperti dengan nyeri wajah, alasan untuk menggunakan Zusanli untuk nyeri dada adalah bahwa meridian perut/lambung berjalan ke atas di tulang rusuk, melalui daerah payudara.

  2. Pengobatan nyeri perut dengan tusuk jarum titik Zusanli diselidiki pada pasien kanker di rumah sakit kanker yang berafiliasi Harbin Medical University, dilaporkan dalam Journal 1995 dari Pengobatan Tradisional Cina (Xu Shuying, Liu Zhiqiang, and Liyu, Treatment of cancerous abdominal pain by acupuncture on Zusanli, Journal of Traditional Chinese Medicine 1995; 15(3): 189–191.). Para pasien tidak mendapatkan bantuan dari obat nyeri standar. Kasus-kasus kanker termasuk kanker hati, pasca-bedah kanker perut, kanker usus besar berulang, dan lymphosarcoma perut.

 

Zusanli adalah titik untuk memulihkan diri dan  poin yang penting untuk memperkuat daya tahan tubuh. Akupuntur di Zusanli dapat meningkatkan baik fungsi imunologi spesifik dan non spesifik dari tubuh.


MEKANISME :

Jarum akupuntur pada titik Zusanli ditusukkan hingga kedalaman 1,5 cun, diikuti dengan memutar dan menyodorkan jarum untuk penyebaran reaksi qi/chi (nyeri dan penggelembungan yang mengakar pada epigastrum tersebut). Jarum dipertahankan selama 10-20 menit, selama waktu itu bermanuver 1-2 kali putaran dalam kasus nyeri parah. Menurut laporan dari para ahli akupuntur, rasa sakit pada perut kembung ataupun mencret akan berkurang dalam waktu 10-20 menit dari mulai pengobatan.

Jika tidak ada jarum akupuntur, kita bisa memijat titik Zusanli dengan menggunakan :

  • Mencubit dan memijat dengan Kuku jari atau ibu jari di titik Zusanli.
  • Menusuk-nusuk ringan dengan pensil atau tusuk gigi atau kayu yang ujungnya runcing bulet tapi tidak terlalu tajam di titik Zusanli
  • Aliran air panas dari kran atau pancuran shower, kenakan arah shower pada titik Zusanli.
  • Bekam kering (menggunakan kop yang kecil) di titik Zusanli.
  • Minyak aroma therapy (yang panas), usapkan pada daerah sekitar Zusanli.
  • Minyak zaitun/minyak tawon dengan digosok/dipijat-pijat memakai kepalan tangan sekitar Zusanli.


Pengobatan dengan Kombinasi titik Zusanli dan titik yang lainnya :

  1. Zusanli dan Hegu

    Karena Zusanli sangat banyak digunakan oleh akupuntur, maka titik tersebut dapat dikombinasikan dengan titik akupuntur yang lainnya. Di bawah ini adalah beberapa contoh perawatan yang secara khusus melibatkan sejumlah titik akupuntur. Mungkin kombinasi yang paling sering adalah dengan Hegu (Usus Besar-4). Kombinasi ini bermanfaat untuk persalinan,  mengobati berbagai gangguan pencernaan serta lain-lainnya. Dalam buku Modern Clinical Necessities for Traditional Chinese Medicine (1990 China Ocean Press, Beijing), disebutkan bahwa  pengobatan kombinasi titik Zusanli dan Hegu sebagai pengobatan yang berhasil untuk menghentikan kebiasaan merokok.

    Dalam sebuah penelitian tentang efek imunologi dari akupuntur (Petti F, et al., Effects of acupuncture on immune response related to opioid-like peptides, Journal of Traditional Chinese Medicine 1998; 18(1): 55–63.), 120 pasien yang menderita “Sindrom Nyeri akibat berkurangnya kekebalan tubuh” diobati dengan akupuntur di Zusanli dan Hegu. Para peneliti memilih titik-titik ini karena:
    Selama bertahun-tahun, para akupunturis Cina menjelaskan bahwa akupuntur dapat memiliki efek merangsang pada imunitas kekebalan tubuh. Bahkan, beberapa penelitian eksperimental menunjukkan peningkatan yang cukup baik dari T-limfosit setelah stimulasi akupuntur di titik Zusanli dan Hegu, serta peningkatan transformasi lymphoblast yang berlangsung selama 24 jam setelah stimulasi. Silahkan merujuk ke  Pembahasan Titik Hegu

  2. Zusanli dan Neiguan (Perikardium-6).

    Kedua poin adalah titik-titik akupuntur utama yang digunakan dalam penelitian terapi kanker, meskipun ada ahli akupuntur yang kadang-kadang menambahkan untuk gejala tertentu. Ada klaim bahwa pengobatan akupuntur memperbaiki efek samping yang khas dari kemoterapi dan terapi radiasi (miskin nafsu makan, mual, muntah, diare, pusing, insomnia, dan kelelahan) dan fungsi kekebalan tubuh meningkat (termasuk jumlah leukosit dan kadar imunoglobulin).

    Dalam sebuah artikel tentang akupuntur penelitian (An introduction to the study of acupuncture and moxibustion in China, part III: Review of clinical studies on acupuncture and moxibustion, Journal of Traditional Chinese Medicine, 1984; 4(4): 249–254.), Kuang Yihuang dan Wei Jia telah membuat referensi untuk penelitian yang diterbitkan pada tahun 1981: "Tidak sedikit pasien yang menderita keracunan obat dan alergi [reaksi terhadap obat] telah dirawat oleh acumoxibustion. Reaksi seperti muntah, nyeri sendi, gerakan otot tak sadar, takikardia (denyut jantung yang sangat cepat), bronkitis kronis dan telah disembuhkan dengan tusuk jarum Zusanli dan Neiguan bilateral untuk 10-13 sesi. "

  3. Zusanli dan Sanyinjiao (Limpa-6).

    Dalam sebuah penelitian terhadap pasien kanker yang menerima terapi radiasi (He Chengjiang, Gong Kehui, and Xu Qunzhu, Effects of microwave acupuncture on the immunological function of cancer patients, Journal of Traditional Chinese Medicine 1987; 7(1): 9–11.), pasien diobati dengan akupuntur pada zusanli dan Sanyinjiao. Jarum dimasukkan ke kedalaman 1,5 cun, dan dimanipulasi dengan tangan untuk mencapai reaksi qi.  Waktu perawatan adalah 20 menit setiap hari, selama 10 hari berturut-turut. Tingkat leukosit, yang telah diturunkan oleh terapi radiasi, dipantau. Menurut laporan itu, terapi akupuntur lebih efektif dalam meningkatkan leukosit dibandingkan obat Barat (termasuk leucogen) yang diberikan kepada kelompok orang yang diuji coba dengan perawatan obat-obatan.

  4. Zusanli, Hegu, Neiguan, dan Sanyinjiao,  digunakan bersama sebagai poin utama dalam sebuah studi yang melibatkan pengobatan nyeri akibat kanker lambung (Dang Wen and Yang Jiebin, Clinical study on acupuncture treatment of stomach carcinoma pain, Journal of Traditional Chinese Medicine 1998; 18 (1) : 31–38.). Stimulus jarum dilakukan dengan metode tonifikasi ataupun sedasi dan jarum dipertahankan selama 20 menit. Para pasien diminta untuk berkonsentrasi pikiran mereka pada bagian yang sakit (lambung) selama perawatan. Akupuntur diberikan setiap hari selama 14 hari, setelah istirahat 2-3 hari lain selama 14 hari pengobatan diberikan untuk total 4 program terapi yang berlangsung selama dua bulan.
    Para penulis melaporkan bahwa 80% pasien mengalami efek analgesik langsung, sekitar setengah dari mereka pasien mempertahankan efek analgesik yang baik 12 jam setelah perawatan. Setelah dua bulan pengobatan teratur, lebih dari 90% pasien mencapai efek analgesik yang baik. Di antara kelompok kontrol yang menerima obat Barat untuk sakit (termasuk kodein dan dolantin, diresepkan sebagaimana yang diperlukan), efek langsung dari obat lebih tinggi dari akupuntur analgesia, tapi setelah dua bulan terapi, efek akupuntur adalah jauh lebih baik daripada efek obat. Para penulis juga memonitor efek pengobatan mereka pada sistem kekebalan tubuh, pada efek samping kemoterapi, dan kualitas hidup, menunjukkan bahwa akupuntur memiliki manfaat penting yang tidak dapat diimbangi oleh metode pengobatan Barat.

Akupuntur-heguAkupuntur-Sanyinjiao

 

Insya Allah pada pembahasan mendatang akan dibahas titik Neiguan dan Sanyinjiao.

Kesimpulannya adalah titik Zusanli dapat membantu kaum muslimin memperkuat jasmaninya (mengobati mencret, diare, perut kembung, pusing dan gangguan kesehatan lainnya) ketika melakukan puasa Ramadhan sebagaimana yang telah kita bahas tentang fungsi dan indikasi dari titik Zusanli.

Allahu A'lam

Semoga bermanfaat. Barakallahu fikum

Abu Kayyisa,

Permulaan pagi yang lembab di Ar-Rahba Abu Dhabi, Rabu 28 Sya'ban 1433 H/17 Juli 2012.

 

Maraji'

    Disadur dan dikombinasi dari :
  • Shohih Muslim cet. Dar Ibnu Hazm tahun 1423 H.
  • Syarh Shahih Muslim karya Imam an-Nawawi cet. Muassasah al-Qurthuba, th. 1991.
  • Complete Idiots Guide to Acupuncture and Acupressure oleh David W. Sollars, cet. Alpha Books Macmillan, USA, th. 2000
  • Master Tong's Acupuncture oleh Miriam lee, th. 1998.
  • Acupuncture and the Chakra Energy System oleh John R. Cross, North Atlantic Books, th. 1994.
  • Acupuncture in Practice Beyond Points and Meridians, Anthony Campbell, Butterworth-Henemann, th. 2001.
  • Essentials of Chinese Acupuncture, Beijing College of TCM, FLP Press, th. 1980.
  • http://www.acupuncture.com/education/points/
  • Pengalaman yang sedikit dari Abu Kayyisa.

Comments  

 
0 # Iskandar 2012-07-18 08:57
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mohon informasi, titik akupuntur apa yang dipakai untuk memperbaiki fungsi pankreas - untuk pengobatan diabetes. Barangkali ada cara sederhana/mudah dan praktis efektif yang bisa dipraktekkan setiap hari.

Jazakallahu khairan,
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Abu Kayyisa 2012-07-18 13:49
Insha Allah nanti akan dibahas...jazakallah khoiran atas masukannya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # taufik 2012-07-28 12:56
mantap ilmunya,barakal ahufikum
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
+1 # Abu Kayyisa 2012-07-30 10:17
Wafika Barakallahu fik, alhamdulillah ini adalah taisir minAllah (kemudahan dari Allah)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # subarkah 2012-11-24 16:18
terimah kasih banyak
maju terus
bermanfaat sekali !!!
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh


Jazakallahu Khoiran

Tutorial