Wednesday, December 13, 2017
Text Size

APA KATA ULAMA TAFSIR TENTANG MAULID NABI

 

APA KATA ULAMA TAFSIR TENTANG MAULID NABI Shallallahu'alaihi wasallam

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه وبعد

Barakallahu fikum, BERIKUT SYUBHAT PEMIKIRAN dari seorang teman (semoga Allah memberikan kepada kita dan beliau Petunjuk Nya) .

Di dalam suroh ibrohim ayat 5, ayat yg bunyi nya,"wa dzakkirhum bi ayyamiLLAH" arti nya : dan ingatkanlah pada mereka umatmu untuk mengingat2 hari2 ALLOH...ahli tafsir berkata : hari2 ALLOH adalah hari di mana ALLOH turunkan Nikmat Karunia dan Bala terhadap 1 kaum..naaah sekarang lahirnya Nabi Muhammad adalah Nikmat yg sangat agung,yg mana ALLOH titipkan pada Nabi Rohmat untuk seluruh Alam...maka nye dgn dalil quran itu pula ULAMA berpendapat BOLEH memperINGATi hari KELAHIRAN nabi... jadi memperingati Hari kelahiran Nabi (MAULID) itu dianjurkan.

 JAWABANNYA: 

Saudaraku, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepadamu ...Simaklah uraian singkat tentang tafsir ayat 5 Surat Ibrahim dari beberapa Ahli Tafsir terkemuka berikut :

Ayat ke-5 dari Surat Ibrahim yang dijadikan hujjah dari syubhat diatas:

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَى بِآيَاتِنَا أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan

ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah"
. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur. (QS. 14:5)

 Imam At-Thobari : 

Imam at-Thobari rahimahullah nama lengkapnya Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghaalib Abu Ja'far at-Thobari. Beliau wafat th 310 H, beliau menjelaskan tafsir ayat – Ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah…:

وقوله: (وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ) يقول عز وجلّ: وعِظْهُم بما سلف من نُعْمَى عليهم في الأيام التي خلت= فاجتُزِئ بذكر "الأيام" من ذكر النعم التي عناها، لأنها أيام كانت معلومة عندهم، أنعم الله عليهم فيها نعمًا جليلةً، أنقذهم فيها من آل فرعون بعدَ ما كانوا فيما كانوا [فيه] من العذاب المُهِين، وغرَّق عدوَّهم فرعونَ وقومَه، وأوْرَثهم أرضهم وديارَهم وأموالَهم.

Dan Firman-Nya – "Dan dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah"…Allah berfirman, mengagungkan dengan berbagai kenikmatan yang telah dilimpahkan kepada mereka pada dahulu kala maka bisa dicukupkan dengan penyebutan al-Ayaam yaitu penyebutan berbagai nikmat Allah yang telah diberikan, Karena hari-hari tersebut adalah dikenali oleh mereka dimana Allah telah memberikan berbagai macam nikmat pada hari-hari tersebut dengan nikmat yang agung, Allah menyelamatkan mereka pada hari itu dari Fir'aun dan tentaranya setelah mereka ditimpakan adzab yang menghinakan dan Allah menenggelamkan musuh mereka Fir'an dan kaumnya serta mewariskan kepada mereka tanah-tanahnya, bangunan-bangunannya dan berbagai hartanya. Dinukil dari Kitab Jaami'I Bayaan fi Ta'wiilil Qur'an 16/519, tahqiq Syaikh Ahmad Muhammad Syaakir, cet. Muassasah ar-Risalah 1420 H. 

 Imam al-Qurthubi : 

Imam al-Qurthubi rahimahullah nama lengkapnya yaitu Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakr bin Farh al-Anshori al-Khozroji Syamsuddin al-Qurthubi wafat th 671 H, beliau menjelaskan tafsir ayat – Ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah…:

وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ) أَيْ قُلْ لَهُمْ قَوْلًا يَتَذَكَّرُونَ بِهِ أَيَّامَ اللَّهِ تَعَالَى. قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَمُجَاهِدٌ وَقَتَادَةُ: بِنِعَمِ اللَّهِ عَلَيْهِمْ، وَقَالَهُ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ وَرَوَاهُ مَرْفُوعًا، أَيْ بِمَا أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّجَاةِ مِنْ فِرْعَوْنَ وَمِنَ التِّيهِ إِلَى سَائِرِ النِّعَمِ، وَقَدْ تُسَمَّى النِّعَمُ الْأَيَّامَ

Dan Firman-Nya – Dan dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah..yaitu katakanlah kepada mereka perkataan yang dapat mengingatkan mereka kepada hari-hari Allah Ta'ala. Ibnu Abbas (wafat 68 H), Mujahid (bin Jabr, Tsiqah, Imam dalam Tafsir ,wafat 101 H), dan Qatadah (bin Di'amah as-Sadusi – Tsiqah Tsabat - wafat tahun 118 H) berkata, dengan berbagai nikmat Allah atas mereka dan berkatalah Ubai bin Ka'ab (wafat tahun 32 H) yang meriwayatkannya secara marfu' yaitu Dengan apa-apa yang Allah telah memberikan nikmat kepada mereka berupa keselamatan dari Fir'aun dan dari kesesatan kepada berbagai nikmat yang besar dan disebut An-Ni'amu (berbagai kenikmatan) sebagai al-Ayaam – Hari-hari. (Dinukil dari Tafsir al-Jami'Li Ahkamil Qur'an oleh Imam al-Qurthubi 9/341. cet Daarul Kutub al-Mishiriyah 1384 H)

 Imam Ibnu Katsir : 

Imam Ibnu Katsir rahimahullah nama lengkapnya yaitu Abu Fidaa' Isma'il bin Umar bin Katsir al-Qurashi al-Bashri ad-Dimasyqi, wafat th 774 H, beliau menjelaskan tafsir ayat – Ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah…:

{وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ} أَيْ: بِأَيَادِيهِ ونعَمه عَلَيْهِمْ، فِي إِخْرَاجِهِ إِيَّاهُمْ مِنْ أَسْرِ فِرْعَوْنَ. وَقَهْرِهِ وَظُلْمِهِ وَغَشْمِهِ، وَإِنْجَائِهِ إِيَّاهُمْ مِنْ عَدْوِهِمْ، وَفَلْقِهِ لَهُمُ الْبَحْرَ، وَتَظْلِيلِهِ إِيَّاهُمْ بِالْغَمَامِ، وَإِنْزَالِهِ عَلَيْهِمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوَى، إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِنَ النِّعَمِ. قَالَ ذَلِكَ مُجَاهِدٌ، وَقَتَادَةُ، وَغَيْرُ وَاحِدٍ. وَقَدْ وَرَدَ فِيهِ الْحَدِيثُ الْمَرْفُوعُ الَّذِي رَوَاهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْإِمَامِ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ فِي مُسْنَدِ أَبِيهِ حَيْثُ (1) قَالَ: حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانٍ الْجُعْفِيُّ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ [عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي قَوْلِهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: {وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ} قَالَ: "بِنِعَمِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى] "

Dan ingatlah mereka kepada hari-hari Allah, maksudnya kepada pertolongan dan nikmat Allah yang telah diberikan kepada mereka dengan memebebaskan mereka dari tawanan Fir'aun, kebengisan dan kedzhalimannya, serta pertolongan Allah dengan menyelamatkan mereka dari musuh-musuh mereka, membelah laut untuk jalan mereka, melindungi mereka dengan mendung, menurunkan manna dan salwa untuk makanan mereka dan lain sebagainnya.

Itulah di Antara berbagai nikmat Allah yang diberikan kepada mereka, seperti yang dikatakan oleh Imam Mujahid, Qatadah dan lainnya. Disebutkan dalam hadits yang marfu' yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnad Ahmad dari Ubay bin Ka'ab dari Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wasallam, mengenai firman Allah Dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah, beliau bersabda maksudnya adalah nikmat-nikmat Allah Tabaraka wa Ta'ala. (HR. Ahmad no. 21128, dishohihkan oleh Syaikh Syu'aib al-Arnaud dalam tahqiqnya terhadap Musnad Imam Ahmad cet. Muassassah ar-Risalah 1421H) Dinukil dari Tafsir al-Quran al-Adzim oleh Imam Ibnu Katsir 4/478, cet Daar at-Thayyibah th 1420 H.

Saudaraku yang semoga Allah senantiasa memuliakanmu…

Adakah dari nukilan tafsir diatas yang sesuai dengan "Ucapan :  Maka nye dgn dalil quran itu pula ULAMA berpendapat BOLEH memperINGATi hari KELAHIRAN nabi" 

Maka  Jawabnya haruslah ada pertanyaan…TENTANG ULAMA YANG MEMBOLEHKAN ? 

  • Apakah mereka  lahirnya lebih dahulu   dari Para pemuka ahli Tafsir seperti Ibnu Abbas, Qatadah, Mujahid, Imam ath-Thobari ?
  • Apakah mereka  lebih hebat ilmunya   dari Ibnu Abbas, Qatadah, Mujahid, Imam Qurthubi dan Ibnu Katsir dalam hal tafsir al-Quran?

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda :

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

"Sebaik-baik manusia adalah pada masaku ini (yaitu masa para Sahabat), kemudian yang sesudahnya (masa Tabi'in), kemudian yang sesudahnya (masa Tabi'ut Tabi'in)."
 (Shohih   Al-Bukhari no. 2652 dan Muslim no. 2533 (212), dari Sahabat 'Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu'anhu).

Lalu apakah yang "DIANGGAP ULAMA masa kini" oleh orang sekarang adalah lebih baik dari Ulama terdahulu sebagaimana hadits tersebut? Tentunya yang diberikan kemuliaan oleh Allah sebagai hamba yang berakal akan berpikir kenapa maraknya maulid itu tidak dilakukan pada zaman tiga generasi terbaik di atas?

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Wallaahu a'lam bishshawwaab.

Abu Kayyisa,

Al Rahba UAE - Pagi hari kabut mulai menderap turun menyapa, Senin, 7 Rabiul Awal 1436 H/29 Desember 2014.

 

 

 

ARSIP ARTIKELs

Kajian Online UAE   

Add comment


Security code
Refresh


Jazakallahu Khoiran