Friday, November 24, 2017
Text Size

Artikel Fiqih

Saudaraku ...semoga Allah senantiasa mencurahkan keberkahan kepadamu...Barakallahu fik

 

Ketahuilah bahwa Rasulullah Shollallahu'alaihi wassalam memberikan panduan yang sangat jelas sekali bagi orang yang sholat munfarid baik dalam safar maupun ketika mukim (dan tidak mendengar adzan dari masjid manapun) maka baginya hendaklah mengumandangkan adzan. Ini juga berlaku bagi sholat jama'ah dimana tidak satupun dari makmum maupun imam mendengar kumandang adzan. Hal ini banyak sekali dari kita sering lalai terutama ketika kita dalam keadaan safar, padahal fawaid dari adzan itu sendiri begitu besar, sebagaimana hadits dibawah ini (lihat gambar).

Artikel Pembahasan - Pembahasan

Saudaraku...semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu.  Selayaknya seorang yang berilmu itu memberikan jawaban kepada orang yang bertanya dengan jawaban yang mengandung pemisalan atau perbandingan.

Ini berlaku juga bagi orang tua kepada anaknya, dimana ketika si-anak bertanya kepada orang tua tentang hal-hal yang abstrak maka orang tua dapat menjawabnya dengan qiyas atau penyerupaan. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wassalam (lihat gambar text arabicnya)

Artikel Pembahasan - Pembahasan

Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan kepada kita untuk senantiasa belajar dan beramal sesuai dengan Al-Qur-an dan Sunnah Ash_Shohihah, berikut ini saya sampaikan petikan pembahasan dari Kitab Tamamul Minnah Fi Ta'liq 'ala Fiqhis Sunnah oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani hal. 144 cet. Dar Ar-Raayah 1426 H. (lihat gambar 2) yang membahas tentang bab adzan, dimana beliau rahimahullah memberikan dalil yang kuat tentang wajibnya adzan dan iqamah bagi wanita, ini hanya berlaku apabila semua jama'ahnya adalah wanita dan tidak mendengar suatu adzan pun dari seorang muadzin laki-laki. dan insya Allah akan dibahas secara panjang lebar dalam seri-seri mendatang.

Tamamul Minnah hal 144, Bab Adzan

Artikel Pembahasan - Pembahasan

User Rating: / 17
PoorBest 

 

Barakallahu fikum, semoga Allah senantiasa memberikan barokah kepada antum sekalian, Berikut adalah pembahasan tentang larangan untuk mengadakan majelis ilmu sebelum sholat jumát pada hari jum'at.

التحلّق: هو الاجتماع لمذاكرة العلم في المسجد وغيره، ولو على غير هيئة الحلقة. كما كان الصـحابة ـ رضي الله عنهم ـ يجلسون بين يدي النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ حتى لو بُسط عليهم الرداء الواحد لوسعهم من شدّة تزاحمهم وتقاربهم

Makna At-Tahalluq – yaitu berkumpul untuk mempelajari ilmu di dalam masjid atau tempat selainnya walaupun tidak dalam bentuk melingkar sebagaimana yang dilakukan oleh para shahabat Nabi Shollallahuálahi wassalam, mereka duduk di dekat dan dihadapan Nabi Shollallahuálahi wassalam, maka apabila ada salah satu diantara mereka membentangkan satu baju cukup bagi mereka dikarenakan mereka duduk saling berdekatan rapat.

Artikel Pembahasan - Pembahasan

Page 8 of 8

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>